Just another alif site

Hello World, Rayyan!

 

Rayyan

Rayyan

Alhamdulillah telah lahir putra pertama kami: Muhammad Rayyan Yordan, pada hari Jumat 28 Maret 2014 jam 17:01 di RSIA Kemang Medical Care. Sebuah pengalaman baru untuk menjadi ayah, proses yang cukup mendebarkan. Apalagi usia kandungan sudah mencapai minggu ke 41.  Kontrol dokter terakhir dilakukan pada hari hari Kamis, 27 Maret 2014. Pas dicek dokter ternyata udah bukaan 1. Ama dokter disuruh jalan-jalan aja dulu. Pulang dari dokter kami putuskan untuk ke Senayan City untuk jalan-jalan muterin tiap lantai mall tersebut, diakhiri dengan nonton Divergent =)

Sebelum balik ke rumah, kami sempatkan dulu makan malam di food court. Ternyata itu makan malam terakhir Dhini sebelum proses persalinan. Hari Jumat, jam 3 pagi Dhini dah mulai kontraksi yang cukup kenceng dibanding hari sebelumnya. Saya putuskan untuk berangkat ke rumah sakit setelah sholat Shubuh aja. Sampai Rumah Sakit sekitar jam 06:00. Jalan Ampera sudah mulai macet, untung letak RSIA KMC tidak terlalu jauh dari pintu keluar toll. Dokter kami (Dokter Ridwan), ternyata sudah di RS jam segitu, tapi ternyata dia lagi ada tindakan dulu dengan pasien yang lain.

Jadinya kami menunggu saja dulu di ruang observasi sambil cek CTG. Dokter Ridwan akhirnya mengunjungi kami jam 8, dan setelah dicek ternyata masih bukaan 1 aja 😦 akhirnya diputuskan untuk memulai proses induksi. Setelah 30 menit berlalu, mulailah kontraksi yang lebih hebat. Rasanya gak tega melihat istri mengerang kesakitan. Tapi saya harus meyakinkan diri bahwa saya harus tegar dan tetap positif agar istri selalu semangat dan tetap fokus dalam proses persalinan ini.

Jam demi jam berlalu. Akhirnya sampailah di jam 16:00 , dokter memanggil saya sejenak keluar dari ruang persalinan. Dokter menjelaskan kondisi bahwa status bukaan sudah 9 , tapi ada beberapa faktor yang sepertinya gak bisa dilanjutin: Posisi muka bayi gak pas, detak jantung bayi selalu turun tiap kali sang mama kontraksi, dan air ketuban yang udah keruh berpotensi meracuni sang bayi. Akhirnya saya pun menandatangani surat persetujuan tindakan operasi. Persiapan operasi terbilang cepat, hanya kurang dari setengah jam. Dan akhirnya putra kami pun lahir pada jam 17:01 . Setelah sang bayi lahir, saya pun baru diperbolehkan masuk ke ruang operasi, menemani istri yang masih lanjut proses operasi untuk menghentikan pendarahan yang terjadi di rahim yang diakibatkan oleh proses kontraksi. Operasi selesai jam 18:30.

Perjuangan sang bayi yang baru lahir pun belum berhenti. Karena sempat kemasukan cairan air ketuban, lansung dilanjutkan dengan tindakan penyedotan cairan. untuk yang ini gw gak lihat sih, hanya ditunjukkan saja kotoran yang berhasil dikeluarkan. Dan karena kondisi pernafasan sang bayi gak stabil, akhirnya Rayyan harus masuk NICU selama 2 malam. Malam pertama Rayyan dipasangin alat bantu pernafasan di hidung, selang yang dimasukkan ke lambung untuk menjaga muntahan cairan gak masuk ke paru-paru, dan infus lewat ari-ari nya untuk memberikan asupan gula. Alhamdulillah keesokan paginya kondisi Rayyan dah membaik. Alat bantu pernafasan dicopot, dan selang yang masuk lewat mulutnya dah dicabut juga.

Hal yang kami senang di RSIA KMC adalah dokter laktasi yang senantiasa datang tiap pagi untuk mengajarin caranya memberikan ASI. Berhubung Rayyan ada di ruang NICU, dokter laktasi mengajarkan untuk memeras susu untuk kemudian disedot dengan squid atau tabung suntik ukuran 1 ml. Alhamdulillah ternyata ASI bisa keluar, dan  Rayyan pun mendapatkan kolostrum atau cairan emas ASI.

Terima kasih dokter Ridwan (dokter obgyn), dokter Indra (dokter anak), dan dokter Ari (dokter bedah) yang telah membantu proses persalinan dengan hasil sukses dan selamat ibu dan anak. Dan tak lupa kami ucapkan terima kasih untuk dokter-dokter laktasi dan suster-suster RSIA KMC yang selalu support sang ibu untuk tetap optimis dalam memberikan ASI eksklusif walaupun Rayyan berada di ruang NICU.

Tunggangan Baru

Tanggal 31 Desember 2013 kemaren akhirnya beli Spacy, sebuah varian skuter matic dari Honda. Sebenarnya gak beli baru sih, berhubung ingin segera dipakai, saya putuskan untuk beli barang second saja tapi yang umurnya masih baru beberapa bulan. Keputusan ini saya ambil mengingat sekarang untuk motor baru katanya nunggu agak lama untuk dapat plat nomor. Saya menemukan lewat Kaskus ada yang jual Honda Spacy keluaran September 2013 di daerah Condet. Karena unit yang masih terhitung baru juga, STNK dan BPKB pun belum ada. Yang saya dapat hanyalah surat tanda pembayaran pajak kendaraan dan balik nama yang dianggap juga sebagai STNK sementara.

Alasan saya memilih Honda Spacy ini dikarenakan beberapa hal, yaitu:

  • Matic, jadi gak perlu ribet gonta ganti gigi atau maen kopling.
  • Karena bentuknya skuter, jadi kaki saya aman kalau menerjang genangan air yang semakin banyak kalau musim ujan di Jakarta ini.
  • Terdapat bagasi yang luas untuk menaruh helm full face.
  • Tangki bensin yang cukup besar, yaitu bisa menampung 5 liter. Jadi gak perlu sering-sering mampir ke SPBU.
  • Mesinnya sudah menggunakan fuel injection. Jadi harusnya sih perawatannya lebih mudah daripada menggunakan karburator. Yang penting perawatannya selalu di bengkel resmi yang memang capable.

Alasan-alasan tersebut saya simpulkan setelah membaca berbagai ulasan di media online termasuk blog. Jujur aja saya juga belum pernah mencoba merasakan mengendarai Honda Spacy. Terus terang awalnya kurang nyaman make motor ini. Tapi setelah sebulanan baru bisa menikmati karakteristik mesin dan geometri spacy.
image

Yes Man

image

Hari ini adalah 11 Januari 2014. Berarti sudah 5 tahun yang lalu ketika saya pertama kali menyatakan cinta ama wanita yang sekarang telah menjadi istri saya. Sebenarnya saya waktu itu kurang yakin bakal diterima menjadi pacarnya. Tapi tiba-tiba ada ide setelah melihat film beberapa hari sebelumnya.

Film tersebut berjudul Yes Man, dibintangi oleh Jim Carrey dan Zoey Deschanel. Film ini menceritakan tentang kisah seorang pria bernama Carl Allen yang hidupnya seakan-akan tidak ada masa depan yang cerah. Perjalanan hidupnya berubah setelah ikutan seminar motivasi yang menekankan untuk mengatakan “YES” untuk semua hal. Dari situlah hidup Carl berubah 180 derajat, dari hidup yang membosankan menjadi hidup yang penuh dengan tantangan.

Jujur saja, saya belum pernah nonton sebuah film 2x di bioskop. Tapi berhubung film ini saya rasa bagus dan sepertinya akan mendukung langkah saya untuk “nembak”, jadilah saya nonton film itu lagi, kali ini bersama @dhinidounsky. Dan hasilnya, hari itu berakhir dengan happy ending. She said YES, dan kamipun berpacaran 🙂

Selain Museum, House of Sampoerna Surabaya juga menyediakan Cafe yang nyaman untuk hang out. Berbagai sajian khas Barat maupun Asia dapat kita nikmati di Cafe yang bergaya Art Deco ini. Selain menikmati sajian makanan, cobalah untuk menikmati setiap detail bangunan The Cafe ini. Detail kayu jati dan kaca-kaca patri pada jendela memberikan efek pencahayaan yang romantis.

Minuman yang ditawarkan disini pun cukup unik: ada wedang kunyit asem, kopi rempah, jembatan merah, asem-asem seger, dll. Harganya pun cukup terjangkau. Bagi yang ingin merasakan atmosfer masa lalu yang romantis, cafe ini layak untuk dikunjungi.

Siapa sangka di dekat kawasan rumah-rumah mewah Pantai Indah Kapuk, terdapat cagar alam seluas 99 Hektar. Disana kita bisa menemukan hutan mangrove yang dihuni beragam satwa seperti burung, biawak, ikan, dll. Untuk menemukannya pun cukup mudah, ada beberapa papan petunjuk yang mengarahkan ke lokasi tersebut sejak kita keluar tol PIK. Atau kalau mau gampang, patokannya Gedung Yayasan Tzu Chi.

Untuk masuk ke Taman Wisata Alam Hutan Bakau PIK, kita terlebih dahulu harus membayar biaya 10 ribu / orang dan tambahan 5 ribu kalau bawa mobil. Setelah kita memarkirkan mobil, kita akan melewati pos penitipan barang, dimana nanti kita akan diminta untuk menunjukkan bukti karcis yang kita beli ketika masuk di gerbang. Disitu kita juga ditanya apakah membawa kamera digital. Ternyata kalau pake kamera digital kita dikenakan biaya 1 juta. Dan ternyata kamera pocket pun juga kena aturan serupa, tau gitu kamera pocket nya gak gw keluarin dari tas. Untung baterei HP masih ada 50%, jadi cukuplah untuk mengambil foto dan video selama disana.

Untuk melihat hutan mangrove, kita bisa mengikuti jalan setapak yang dibuat dari kayu. Terdapat juga menara pandang untuk melihat hutan dari atas sekaligus untuk mengamari burung / birdwatching. Disediakan juga perahu untuk berkeliling mengitari hutan. Terdapat beberapa pilihan perahu dari yang kelas VIP (motorboat) sampai yang perahu kayu dengan dayung. Kami putuskan untuk mengambil paket perahu VIP dengan kapasitas 6 orang dengan biaya 200 ribu untuk 40 menit.

Tempat ini memang cocok untuk liburan bersama keluarga atau bisa juga untuk tempat pacaran. Masih di Jakarta, pemandangan yang masih asri, dan udara yang bersih akan menjadi suguhan yang dapat menyegarkan kepala kita. Sayang masih saja ada sampah 😦

Nike We Run Jakarta 2013

Sepanjang tahun 2013, olahraga lari semakin populer saja. Bahkan tidak jarang dalam 1 hari bisa lebih dari 2 event lari yang diselenggarakan. Sebagai penutup tahun 2013, Nike menggelar event pamungkas bertajuk We Run Jakarta 2013 pada tanggal 15 Desember 2013. Hanya ada 1 kelas pada event ini, yaitu 10 K. Sesuai dengan jarak larinya, jumlah peserta event ini juga 10K alias 10 ribu runners. Dan hebatnya slot 10ribu peserta ini terisi penuh hanya dalam waktu 2 minggu saja sejak pendaftaran online mulai dibuka. Mungkin karena animo masyarakat yang begitu tinggi ini, banyak komplain mengenai proses registrasi ini. Saya sendiri juga sempat mendapat masalah karena tidak pernah dapat email konfirmasi pembayaran, walaupun saya sudah membayar biaya lomba sebesar USD 20 via paypal. Email konfirmasi baru saya terima ketika akhirnya mengirim bukti pembayaran via email. Padahal kan kalau pembayaran lansung via Paypal gini kan harusnya notifikasi konfirmasi pembayaran bisa otomatis. Biaya pendaftaran memang cukup mahal, tapi kalau dilihat race pack nya sih jadi merasa worthed yah… Di dalam paket race pack kita mendapatkan baju dry fit untuk dipakai pas hari H event, sensor rfid, dan juga botol minum Nike. Disediakan juga finisher t-shirt sebagai pengganti medali.

Rute lari Nike We Run ini cukup baru buat saya, karena panitia berani untuk mengambil jalur non CFD. Dari gambar berikut dibawah bisa kita lihat rute lari yang diawali di Senayan – Jembatan Semanggi – SCBD – Al Azhar – Bunderan Senayan – Stadion GBK. Konsekuensi dari jalur non CFD ini, ada beberapa titik yang kadang peserta masih bersinggungan dengan kendaraan bermotor. But it’s oke lah menurut saya, pemilihan rute ini sesuai dengan tagline yang diusung NIKE untuk event ini: #BajakJKT .

Screenshot_2014-01-08-18-48-43[1]

Tempat Finish event ini menurut saya sangat epic. Begitu peserta mulai masuk area GBK, terdengar suara riuhan penonton yang membuat peserta untuk semakin semangat untuk mendekati garis finish di dalam stadion GBK. Walau begitu masuk, kita baru tahu kalau ternyata suara riuhan itu hanya suara rekaman saja, karena tribun penontonnya kosong 🙂 Tapi menurut saya, suasana itu sudah cukup untuk membuat saya yang lari nya masih pas-pasan bisa merasa menjadi atlet beneran.

mtf_glROW_189[1]

Setelah melewati garis Finish, peserta diarahkan untuk keluar lagi dari stadion GBK untuk mengambil refreshment berupa minuman isotonik dan pisang. Setelah itu peserta baru bisa mengambil finisher T-Shirt berwarna putih bertulisan Nike We Run. Di luar GBK terdapat beberapa ornamen lucu yang bisa dijadikan properti buat berfoto dengan tema BajakJKT seperti bajaj dan metromini. Overall, event ini sangat well organized dan detail acara sangat bagus. Ya terlepas dari masalah registrasi, tapi rasanya inilah event lari terbaik sepanjang tahun 2013. Paling keluhan saya cuma satu: fotografernya kurang! Jadi saya gak dapat official foto pas lagi race :p

Pasar Seni Jakarta 2013

Rasanya di Jakarta ini selalu saja ada acara menarik tiap hari nya. Kali ini saya menyempatkan datang ke acara yang bertajuk Pasar Seni Jakarta 2013. Acara ini berlansung dari tanggal 3-5 November 2013, dengan mengambil tempat di Parkir Timur Senayan. Acara ini diprakarsai oleh Ikatan Alumni ITB. Ingatan saya jadi terlintas ke masa lalu dimana di kampus ITB rutin diselenggarakan acara Pasar Seni setiap 4 tahun sekali. Tapi kalau di kampus ITB, yang punya gawe adalah Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD).

Tiket masuk sebesar 15 ribu / orang, dapat bonus voucher Speedy Internet sebesar  IDR 5,000 , dan kupon undian untuk meraih grandprize motor. Lokasi acara dibagi menjadi 4 zona, yaitu zona air, zona api, zona api dan zona tanah. Terus terang saya sendiri gak terlalu ngerti ama konsep-konsep zona ini, karena gak ada katalog yang diberikan. Jadi saya keliling saja semua sudut acara untuk melihat apa saja yang dipamerkan. Untungnya di setiap instalasi seni, diberikan informasi mengenai nama instalasi nya, seniman yang bikin, dan deskripsi / cerita dibalik pembuatan karya seni tersebut.

Hal pertama yang lansung menarik perhatian saya adalah “Finding Lunang” karya Iwan Effendi. Sebuah karya yang awalnya dibikin beliau untuk acara ArtJog 2013. Instalasi ini menurut saya sangat menarik karena dibikin dari kayu dan berputar-putar seperti komedi putar.

mtf_sFIbY_370

Instalasi bambu banyak menghiasi di berbagai sudut. Menurut saya yang paling menarik adalah instalasi kapal bambu dengan ukuran yang cukup besar. Karena terbayang saja bagaimana susahnya merangkai instalasi tersebut kemudian membengkokkan bambu untuk membuat kerangka lambung kapal.

mtf_sFIbY_372

Di salah satu sudut zona air, disediakan sebuah kolam memanjang untuk lintasan balapan perahu kotok, mainan perahu yang terbuat dari limbah kaleng. Digerakkan dengan tenaga panas yang dihasilkan oleh minyak tanah yang dibakar. Mainan ini mengingatkan saya waktu masa kecil di Gresik, setiap ada pasar malam saya selalu beli mainan ini untuk diadu dengan temen di kampung.

mtf_sFIbY_374

Setelah zona air, kami masuk ke sebuah tenda tempat pameran beberapa karya instalasi pop art. Ada beberapa karya yang menurut saya menarik, yaitu sebuah speedboat yang bodi kapalnya terbuat dari VS Beetle yang dibalik. Ada juga lukisan penangkapan Pangeran Diponegoro yang dibuat ala karakter kartun Tin Tin.

Di bagian belakang venue event ini ada pameran mobil listrik buatan dalam negeri. Entah apa hubungannya pekan seni dengan mobil listrik. Sepertinya bagian ini agak dipaksakan untuk masuk dalam event Pekan Seni Jakarta. But its oke lah, saya jadi bisa melihat dari dekat mobil listrik yang digembar-gemborkan oleh Pak Dahlan Iskan.

mtf_sFIbY_381

Di pintu keluar acara terdapat deretan payung berwarna warni yang digantung diatas. Pas banget untuk dijadikan background foto sebelum meninggalkan event ini. Menurut saya, penyelenggaraan Pekan Seni Jakarta 2013 ini perlu ditingkatkan lagi promosinya. Karena menurut saya yang datang pada hari terakhir penyelenggaraan, animo masyarakat yang datang kurang rame. Semoga untuk event berikutnya, event bagus ini bisa lebih rame dan lebih meningkat kualitas karya yang dipamerkan.

mtf_sFIbY_383

 

 

Jakarta Marathon 2013

Akhirnya Jakarta punya event Marathon, dan hal ini terjadi pada tanggal 27 Oktober 2013. Acara ini hasil prakarsa Kementrian Pariwisata dan Pemprov DKI. Rupanya Jokowi benar-benar serius untuk menjadikan Jakarta sebagai tujuan pariwisata. Mungkin ada yang bingung kenapa acara olahraga kok jadi acara pariwisata. Event Marathon sudah menjadi sebuah event wisata, hal ini dibuktikan dengan banyaknya peserta dari luar negeri yang rela datang ke Indonesia untuk mengikuti marathon ini. Terlepas dari atlit elite Kenya dan Ethiopia yang memang undangan untuk meramaikan  dan menaikkan pamor Jakarta Marathon, banyak pelari dari negara tetangga yang ikutan hajatan ini. Acara ini sendiri lumayan besar hadiahnya, untuk sang juara disuguhkan hadiang uang sebesar US$ 40,000.

Saya sendiri awalnya agak ragu untuk mendaftar ke acara ini, soalnya melihat website nya kok tampak tidak meyakinkan. Tapi yaudahlah, penasaran juga ama gelaran Jakarta Marathon yang pertama ini, apalagi ini event bertaraf internasional. Tapi saya ga coba kelas utama sih, yang sesuai kemampuan dululah. Saya mendaftarkan diri untuk kelas 10K , dengan biaya pendaftaran IDR 250,000 . Cukup mahal sih menurut saya, dengan melihat kualitas race pack yang saya dapat. Memang sih ini event ini membutuhkan biaya yang mahal, tapi rasanya biaya nya sudah tertutup dengan anggaran dari Pemprov DKI, Kementrian Pariwisata, dan bejibun sponsor. Bank Mandiri merupakan sponsor utama acara ini.

Acara ini bisa dibilang “rada kacau”. Dimulai dari sistem pendaftarannya yang bermasalah. Banyak peserta yang sudah bayar dan mengirimkan bukti pembayaran tapi dinyatakan belum membayar. Kekacauan pun seakan memuncak di hari Jumat 25 Oktober 2013, hari pertama pengambilan race pack. Antrian yang cukup panjang dan lama, menggambarkan betapa kacaunya pengambilan race pack. Bayangkan saja, antrian bisa selesai 5-7 jam per orang!  Untungnya dihari kedua (hari terakhir) pengambilan race pack, sistem pengambilan race pack diperbaiki. Hanya saja, yang ngambil race pack pada hari Sabtu mendapat BIB dengan nama yang tidak sesuai dengan identitas diri. Saya sendiri mendapatkan BIB dengan nama Miss Wanto =D

20131027_123250

Untungnya pas hari H acara berjalan dengan lancar. Ya memang sih masih ada kekurangan, but overall, banyak peserta yang menikmati event hari H. Kekurangan saya pas hari menurut saya adalah sbb:

  • Start peserta 10K dan 5K berbarengan. Jadinya rada susah lari pas diawal karena banyaknya peserta.
  • Karena poin diatas, water station pertama menjadi rame banget. Harusnya peserta yang dilayani oleh petugas water station tanpa perlu menghampiri meja. Cuma karena saking banyaknya orang yang mengerubungi meja, jadinya saya harus berhenti lari dan antri untuk ambil minuman.
  • Jalur lari tidak steril. Untuk kelas 10K  lari rute nya Monas-Thamrin-Sudirman terus balik lagi ke Monas dengan mengambil puteran balik di depan Univ. Atmajaya. Memang rute ini bebas kendaraan bermotor, tapi tidak steril dari para warga yang ingin menikmati CFD-an di Sudirman. Menurut kabar beberapa peserta tertabrak sepeda.
  • Kurangnya Publikasi memang mengakibatkan poin diatas dan juga kemacetan parah yang terjadi karena penutupan jalan-jalan besar di Jakarta. Apabila semua warga Jakarta dan sekitarnya sudah tahu ada acara ini, mungkin mereka bisa menunda jadwal mereka jalan-jalan di hari Minggu daripada harus terjebak kemacetan.
  • Tidak adanya akomodasi ke tempat Start! Peserta ribuan, gak ada kendaraan umum, kalau bawa kendaraan pribadi terhadang dengan penutupan jalan yang dilakukan dari dini hari jam 2! Busway yang merupakan satu-satunya transportasi publik yang bisa diandalkan di Jakarta pun tidak beroperasi di beberapa jalan yang dijadikan rute lari.

Dengan segala kekurangan ini, saya tetap bersyukur dan senang. Karena akhirnya Jakarta bisa menggelar acara Marathon yang sekarang sudah menjadi prestige bagi kota-kota besar di dunia. Kita maklumi saja kekurangan penyelengaraan tahun ini, dan semoga bisa lebih baik di tahun mendatang.

alif

My first 10K

Akhirnya cobain juga kategori 10K, di event Adidas King of the Road yang diselenggarakan di hari Minggu, 29 September 2013. Well, memang ga sepenuhnya lari sih, masih sebagian diisi dengan jalan cepat. Gara-gara dateng telat, ga sempet pemanasan, belom sempet pipis, aaaarrgghh banyak alasan:p
Tapi ini akan jadi pelajaran laen kali untuk tiba di venue 1 jam sebelum start. Memang lari terkesan olahraga yang sederhana, tapi apabila kita tidak melakukan pemanasan yg cukup, cedera bisa jadi akan menghampiri. Seperti kemaren, baru lari 500 meter dr garis start, kedua lutut lansung kesakitan. Untung saja gak sampe kena kram sehingga masih bisa lanjut lari lagi sampai garis finish.
Overall, acara Adidas KOTR 2013 berjalan dengan baik. Dari registrasi online sampai dengan hari H pelaksanaan, semuanya dipikirkan secara matang. Untuk rute nya pun cukup enak, karena mengambil tempat di BSD, jadi jalanan lumayan sepi di pagi hari. Beda dengan kebanyakan event lari yg mengambil tempat di CFD Sudirman-Thamrin yang suasana nya selalu ramai dan penuh hiruk pikuk. Medali yang di dapat pun desainnya cukup bagus dan lumayan berat. Paling yang menjadi keluhan beberapa orang termasuk saya, yaitu baju yang didapat ukurannya besar bgt dari biasanya. Padahal dr segi bahan dan desain cukup bagus. Ya tapi bisa jadi ini kesalahan kami sendiri yg tidak memperhatikan ukuran cm baju pada saat registrasi. Kami hanya mengandalkan ukuran baju biasa.

20131001-230209.jpg

Metallica !!!

Band metal yang satu ini memang sayang untuk dilewatkan. Walaupun usia personilnya sudah kepala 5 , tapi penampilan mereka sangat-sangat memuaskan. Band yang pernah datang ke Indonesia tahun 1993, akhirnya datang lagi untuk konser di venue yang lebih besar. Yaitu di Gelora Bung Karno. Sekitar 50ribu penonton tumpah ruah pada malam itu.

Sekitar 18 lagu mereka bawakan di konser yang berdurasi 2 jam tersebut. Konser dimulai 20:23 , telat beberapa menit dari jam yang dijanjikan (20:00). Berikut susunan lagu yang dibawakan pada malam itu:

  1. Hit the Lights
  2. Master of Puppets
  3. Fuel
  4. Ride the Lightning
  5. Fade to Black
  6. The Four Horsemen
  7. Cyanide
  8. Welcome Home (Sanitarium)
  9. Sad but True
  10. Orion
  11. One
  12. For Whom the Bell Tolls
  13. Blackened
  14. Nothing Else Matters
  15. Enter Sandman
  16. Creeping Death
  17. Fight Fire with Fire
  18. Seek & Destroy

Dari sekian banyak konser di Jakarta yang pernah saya lihat, mungkin konser Metallica ini lah yang paling dashyat, baik dari segi ukuran panggung, sound, lighting, screen LED, dan jumlah orang yang hadir pada malam tersebut. Pujian patut dilayangkan pada pihak promotor yang menurut saya juga sangat memuaskan, berikut catatan plus saya untuk promotor BlackRock Entertainment:

  • Harga tiket konser yang sangat terjangkau untuk artis se-level Metallica. Bayangkan tiket festival cuma 748ribu !!!
  • Pemakaian pengaman khusus untuk melindungi rumput GBK, lansung di impor dari Amerika dan baru pertama kali ini digunakan di Indonesia.
  • Proses penukaran tiket yang tergolong cepat dan nyaman, hanya membutuhkan waktu 5 menit! Beda banget dengan pengalaman nuker tiket untuk konser-konser lainnya yang sangat lama padahal jumlah penontonnya jauh lebih sedikit.
  • Setiap penonton mendapatkan brosur yang memberikan petunjuk jalur masuk, jalur masuk untuk tiap kelas dibedakan dengan tujuan memecah kepadatan massa.

20130910-221611.jpg
Anyway, salut juga buat para penonton nya yang tertib. Walaupun untuk masuk ke GBK penuh perjuangan, tetapi semuanya bisa menahan emosi dan tidak ada dorong-dorongan selama ngantri. Beda banget kalau masuk ke GBK untuk lihat sepakbola, wkwkwk… Saya sendiri membutuhkan waktu 1 jam untuk bisa masuk ke GBK dari sejak masuk area plaza Selatan GBK.
20130910-221418.jpg

20130910-221857.jpg