Just another alif site

Archive for June, 2013

Era Baru KRL Jabotabek: e-Ticketing

Akhirnya malam ini saia membeli kartu multitrip KRL sebagai persiapan penerapan e-ticketing pada 1 Juli 2013 nanti. Dengan sistem e-ticketing, pelanggan akan membayar tiket sesuai dengan jarak. Tadinya saia dari stasiun Sudimara ke Stasiun Palmerah harus membayar 8000 rupiah. Tapi nantinya saia cukup membayar 2000 rupiah. Sebuah angka penghematan yang lumayan disaat harga barang-baranh sedang naik semua karena kenaikan harga BBM minggu lalu.
Penurunan tarif KRL ini sendiri menjadi jawaban atas dihapusnya KRL ekonomi (non AC). Jadi kini kereta komuter hanya punya 1 kelas saja yaitu KRL AC. Di satu sisi, penurunan tarif KRL ini pasti akan memancing warga untuk beralih dari yang mungkin tadinya menggunakan kendaraan pribadi untuk pindah menggunakan KRL. Hal yang diharapkan dapat membantu mengurangi kemacetan di ibukota. Tapi kalau kapasitas armada KRL nya sendiri tidak sanggup menerima lonjakan penumpang ini, udah dipastikan jadi ikan pepes di dalam gerbong =(

20130627-222436.jpg

Advertisements

My First 5K Run

Terus terang aja, saia paling gak suka ama olahraga lari dari dulu. Bersepeda menurut saia merupakan olahraga yang paling menyenangkan. Tapi ya gak ada salahnya mencoba event lari yang sekarang hampir tiap minggu diadakan di Jakarta. Apalagi yang ngadain event kantor sendiri, jadilah saia ama @dhinidounsky coba untuk lari, yang 5K saja.

Event yang bertajuk HALO Fit Run ini diadakan pada tanggal 9 Juni 2013. Dengan mengambil tempat start-finish di Plaza Selatan Senayan. Karena datang telat, semua peserta lari sudah pada berangkat, jadinya kita lansung aja lari tanpa pemanasan terlebih dahulu. Ternyata memang lari di pagi hari sangat menyenangkan, apalagi karena ada Car Free Day, udara pagi di jalan Sudirman terasa sangat segar.

Akhirnya saia pun dapat finish dengan catatan waktu 40 menit, ya cukup lambat sih untuk ukuran jarak 5K. Tapi menurut saia sudah lumayan karena selama ini belum pernah lari sejauh itu. Setelah finish, kami pun mendapat medali sebagai bukti finisher. Hm, tidak ada salahnya untuk mencoba lari di event-event yang lain, ternyata lari itu menyenangkan juga.

20130612-130534.jpg

Garuda vs Oranje

Asli gak pernah nyangka bisa melihat lansung timnas Indonesia berlaga lawan timnas Belanda. Dalam laga resmi FIFA Friendly Match yang bertajuk Garuda vs Oranje, Stadion GBK menjadi saksi kehebatan Timnas Belanda yang tampil hampir full team dengan beberapa pemain bintang seperti Robin van Persie, Arjen Robben, Wesley Sneider, John Heitinga, dll. Sayang Dirk Kuyt hanya disimpan di bangku cadangan. Pada saat itu, posisi ranking FIFA timnas Belanda berada pada peringkat ke-5 , sedangkan untuk timnas Indonesia berada di peringkat 170.

Secara umum penampilan Indonesia memang kalah jauh dibanding Belanda. Skor akhir 0-3 merupakan kesimpulan akhir dari pertandingan tersebut. Permainan timnas Belanda benar-benar mengandalkan organisasi permainan yang tertata, tidak menonjolkan skill pemain saja. Beda dengan timnas Indonesia yang mengandalkan umpan-umpan jauh dengan harapan para striker Indonesia bisa adu sprint untuk memenangkan bola. Bisa dikatakan pada malam tersebut, lini tengah Indonesia tidak terlihat sama sekali. Ketika bola berhasil dikuasai pemain Indonesia, pemain yang berani maju melebihi garis tengah lapangan hanya 2-3 pemain saja. Tentu saja jumlah ini sangat kurang untuk mendukung barisan penyerang.

Kick off pertandingan agak kurang lazim, yaitu 20:30. Walaupun pertandingan dilansungkan sangat malam, pemain Belanda terlihat sangat dehidrasi bermain dengan udara tropis, sampai tim Belanda minta time out hanya sekedar untuk minum. Suatu hal yang aneh kita lihat pada pertandingan sepak bola, walaupun memang aturan time out itu ada.

Semoga dengan kehadiran timnas Belanda ini bisa menjadikan cambuk buat para pemain timnas, bahwa mereka masih tertinggal jauh, dan harus banyak belajar, terutama dalam hal organisasi permainan. Entah apa karena ketiadaan Firman Utina yang biasa menjadi jenderal pengatur lapangan tengah, atau memang level permainan kita masih segitu saja. Menurut saya, untuk pemain timnas Indonesia yang paling bersinar malam itu hanya 3, yaitu Kurnia Meiga, Victor Igbonefo, dan Andik Vermansyah. Well, walaupun kalah telak, tapi saya tetap bangga dengan team Garuda.

20130611-071506.jpg

Alhamdulillah, Keponakan Pertama Telah Lahir

Alhamdulillah, akhirnya keponakan pertama telah lahir dengan selamat pada hari Selasa 4 Juni 2013. Bertempat di RSIA Kemang Medical Care, Zaidan lahir dengan proses normal walaupun lahir lebih cepat dari perkiraan (HPL 26 Juni), dengan berat 3,1 KG dan panjang 46 Cm.
Proses kelahiran terbilang lancar. Padahal awalnya sempat deg-degan juga mendengar kabar air ketuban dah mulai pecah, sedangkan suaminya masih belum pulang ke rumah. Maklum, kakak iparku kerja di PLTU Muara Tawar di daerah Bekasi Utara, sedangkan rumah kakakku di Purwakarta. Begitu mas Agung dateng ke rumah, lansung saja kak Rima dan mas Agung lanjut ke Jakarta menuju Rumah Sakit bersalin. Mereka akhirnya sampai di RSIA KMC tepat jam 00:00 .
Begitu suster memperbolehkan masuk ke ruang bersalin, lansung kucium kening kakak dan kepala Zaidan. Tak terasa air mata bahagia pun meleleh. Jadi teringat almarhum Bapak yang pasti akan turut senang juga dengan hadirnya cucu pertamanya ini.

20130606-010818.jpg