Just another alif site

Archive for January, 2014

Tunggangan Baru

Tanggal 31 Desember 2013 kemaren akhirnya beli Spacy, sebuah varian skuter matic dari Honda. Sebenarnya gak beli baru sih, berhubung ingin segera dipakai, saya putuskan untuk beli barang second saja tapi yang umurnya masih baru beberapa bulan. Keputusan ini saya ambil mengingat sekarang untuk motor baru katanya nunggu agak lama untuk dapat plat nomor. Saya menemukan lewat Kaskus ada yang jual Honda Spacy keluaran September 2013 di daerah Condet. Karena unit yang masih terhitung baru juga, STNK dan BPKB pun belum ada. Yang saya dapat hanyalah surat tanda pembayaran pajak kendaraan dan balik nama yang dianggap juga sebagai STNK sementara.

Alasan saya memilih Honda Spacy ini dikarenakan beberapa hal, yaitu:

  • Matic, jadi gak perlu ribet gonta ganti gigi atau maen kopling.
  • Karena bentuknya skuter, jadi kaki saya aman kalau menerjang genangan air yang semakin banyak kalau musim ujan di Jakarta ini.
  • Terdapat bagasi yang luas untuk menaruh helm full face.
  • Tangki bensin yang cukup besar, yaitu bisa menampung 5 liter. Jadi gak perlu sering-sering mampir ke SPBU.
  • Mesinnya sudah menggunakan fuel injection. Jadi harusnya sih perawatannya lebih mudah daripada menggunakan karburator. Yang penting perawatannya selalu di bengkel resmi yang memang capable.

Alasan-alasan tersebut saya simpulkan setelah membaca berbagai ulasan di media online termasuk blog. Jujur aja saya juga belum pernah mencoba merasakan mengendarai Honda Spacy. Terus terang awalnya kurang nyaman make motor ini. Tapi setelah sebulanan baru bisa menikmati karakteristik mesin dan geometri spacy.
image

Yes Man

image

Hari ini adalah 11 Januari 2014. Berarti sudah 5 tahun yang lalu ketika saya pertama kali menyatakan cinta ama wanita yang sekarang telah menjadi istri saya. Sebenarnya saya waktu itu kurang yakin bakal diterima menjadi pacarnya. Tapi tiba-tiba ada ide setelah melihat film beberapa hari sebelumnya.

Film tersebut berjudul Yes Man, dibintangi oleh Jim Carrey dan Zoey Deschanel. Film ini menceritakan tentang kisah seorang pria bernama Carl Allen yang hidupnya seakan-akan tidak ada masa depan yang cerah. Perjalanan hidupnya berubah setelah ikutan seminar motivasi yang menekankan untuk mengatakan “YES” untuk semua hal. Dari situlah hidup Carl berubah 180 derajat, dari hidup yang membosankan menjadi hidup yang penuh dengan tantangan.

Jujur saja, saya belum pernah nonton sebuah film 2x di bioskop. Tapi berhubung film ini saya rasa bagus dan sepertinya akan mendukung langkah saya untuk “nembak”, jadilah saya nonton film itu lagi, kali ini bersama @dhinidounsky. Dan hasilnya, hari itu berakhir dengan happy ending. She said YES, dan kamipun berpacaran 🙂

Melintas Waktu ke Masa Lalu di House of Sampoerna Cafe

Selain Museum, House of Sampoerna Surabaya juga menyediakan Cafe yang nyaman untuk hang out. Berbagai sajian khas Barat maupun Asia dapat kita nikmati di Cafe yang bergaya Art Deco ini. Selain menikmati sajian makanan, cobalah untuk menikmati setiap detail bangunan The Cafe ini. Detail kayu jati dan kaca-kaca patri pada jendela memberikan efek pencahayaan yang romantis.

Minuman yang ditawarkan disini pun cukup unik: ada wedang kunyit asem, kopi rempah, jembatan merah, asem-asem seger, dll. Harganya pun cukup terjangkau. Bagi yang ingin merasakan atmosfer masa lalu yang romantis, cafe ini layak untuk dikunjungi.

Rekreasi ke Taman Wisata Alam Hutan Bakau PIK

Siapa sangka di dekat kawasan rumah-rumah mewah Pantai Indah Kapuk, terdapat cagar alam seluas 99 Hektar. Disana kita bisa menemukan hutan mangrove yang dihuni beragam satwa seperti burung, biawak, ikan, dll. Untuk menemukannya pun cukup mudah, ada beberapa papan petunjuk yang mengarahkan ke lokasi tersebut sejak kita keluar tol PIK. Atau kalau mau gampang, patokannya Gedung Yayasan Tzu Chi.

Untuk masuk ke Taman Wisata Alam Hutan Bakau PIK, kita terlebih dahulu harus membayar biaya 10 ribu / orang dan tambahan 5 ribu kalau bawa mobil. Setelah kita memarkirkan mobil, kita akan melewati pos penitipan barang, dimana nanti kita akan diminta untuk menunjukkan bukti karcis yang kita beli ketika masuk di gerbang. Disitu kita juga ditanya apakah membawa kamera digital. Ternyata kalau pake kamera digital kita dikenakan biaya 1 juta. Dan ternyata kamera pocket pun juga kena aturan serupa, tau gitu kamera pocket nya gak gw keluarin dari tas. Untung baterei HP masih ada 50%, jadi cukuplah untuk mengambil foto dan video selama disana.

Untuk melihat hutan mangrove, kita bisa mengikuti jalan setapak yang dibuat dari kayu. Terdapat juga menara pandang untuk melihat hutan dari atas sekaligus untuk mengamari burung / birdwatching. Disediakan juga perahu untuk berkeliling mengitari hutan. Terdapat beberapa pilihan perahu dari yang kelas VIP (motorboat) sampai yang perahu kayu dengan dayung. Kami putuskan untuk mengambil paket perahu VIP dengan kapasitas 6 orang dengan biaya 200 ribu untuk 40 menit.

Tempat ini memang cocok untuk liburan bersama keluarga atau bisa juga untuk tempat pacaran. Masih di Jakarta, pemandangan yang masih asri, dan udara yang bersih akan menjadi suguhan yang dapat menyegarkan kepala kita. Sayang masih saja ada sampah 😦