Just another alif site

Archive for the ‘music’ Category

Metallica !!!

Band metal yang satu ini memang sayang untuk dilewatkan. Walaupun usia personilnya sudah kepala 5 , tapi penampilan mereka sangat-sangat memuaskan. Band yang pernah datang ke Indonesia tahun 1993, akhirnya datang lagi untuk konser di venue yang lebih besar. Yaitu di Gelora Bung Karno. Sekitar 50ribu penonton tumpah ruah pada malam itu.

Sekitar 18 lagu mereka bawakan di konser yang berdurasi 2 jam tersebut. Konser dimulai 20:23 , telat beberapa menit dari jam yang dijanjikan (20:00). Berikut susunan lagu yang dibawakan pada malam itu:

  1. Hit the Lights
  2. Master of Puppets
  3. Fuel
  4. Ride the Lightning
  5. Fade to Black
  6. The Four Horsemen
  7. Cyanide
  8. Welcome Home (Sanitarium)
  9. Sad but True
  10. Orion
  11. One
  12. For Whom the Bell Tolls
  13. Blackened
  14. Nothing Else Matters
  15. Enter Sandman
  16. Creeping Death
  17. Fight Fire with Fire
  18. Seek & Destroy

Dari sekian banyak konser di Jakarta yang pernah saya lihat, mungkin konser Metallica ini lah yang paling dashyat, baik dari segi ukuran panggung, sound, lighting, screen LED, dan jumlah orang yang hadir pada malam tersebut. Pujian patut dilayangkan pada pihak promotor yang menurut saya juga sangat memuaskan, berikut catatan plus saya untuk promotor BlackRock Entertainment:

  • Harga tiket konser yang sangat terjangkau untuk artis se-level Metallica. Bayangkan tiket festival cuma 748ribu !!!
  • Pemakaian pengaman khusus untuk melindungi rumput GBK, lansung di impor dari Amerika dan baru pertama kali ini digunakan di Indonesia.
  • Proses penukaran tiket yang tergolong cepat dan nyaman, hanya membutuhkan waktu 5 menit! Beda banget dengan pengalaman nuker tiket untuk konser-konser lainnya yang sangat lama padahal jumlah penontonnya jauh lebih sedikit.
  • Setiap penonton mendapatkan brosur yang memberikan petunjuk jalur masuk, jalur masuk untuk tiap kelas dibedakan dengan tujuan memecah kepadatan massa.

20130910-221611.jpg
Anyway, salut juga buat para penonton nya yang tertib. Walaupun untuk masuk ke GBK penuh perjuangan, tetapi semuanya bisa menahan emosi dan tidak ada dorong-dorongan selama ngantri. Beda banget kalau masuk ke GBK untuk lihat sepakbola, wkwkwk… Saya sendiri membutuhkan waktu 1 jam untuk bisa masuk ke GBK dari sejak masuk area plaza Selatan GBK.
20130910-221418.jpg

20130910-221857.jpg

Advertisements

Bloc Party: This is the Real Party!

20130321-212705.jpg
Dibawah hujan yang membasahi jalanan Jakarta, saya dan 2 orang rekan memantabkan hati untuk menghadiri konser Bloc Party, sebuah band asal inggris dengan aliran indie techno rock.
Walaupun kami belum punya tiket, ternyata ticket box sepi tidak ada antrian. Sedangkan calo juga menawarkan tiketnya lebih rendah dari harga ticketbox. Saya sendiri akhirnya beli tiket dr calo seharga 300rb, dari yang seharusnya 490rb untuk kelas festival. Kelar beli tiket, kami pun masuk dan ternyata pertunjukan sudah dimulau dengan band pembuka the Adams. Tepat pukul 22:00 akhirnya yang dinanti naik ke atas panggung. Yang menarik perhatian saya dari mereka, kaos Kele yang bertuliskan “Support Your local Artist”, sedangkan si Matt Tong seperti biasa topless, hanya mengenakan celana pendek saja.
Secara keseluruhan, Bloc Party sangat fantastis! Permainan gitar Russel edan banget! Gebukan drum Matt juga seperti orang kesetanan. Sehingga tanpa sadar badan saia pun tergerak untuk selalu moshing atau head banging. Sayang 2 lagu favorit saia gak ada dalam set list semalam, yaitu Mercury ama The Prayer, padahal 2 lagu itulah yang memperkenalkan kuping saia ini dengan musik Bloc Party. Anyway, it was a great night, awesome show… Inilah Party yang selalu saia tunggu-tunggu semenjak pertama kali dengar lagu the Prayer, gak nyangka akhirnya kesampaian juga.

20130321-214238.jpg

Akhirnya Weezer Mampir ke Jakarta

Sebagai pembuka tahun 2013, Jakarta lagi-lagi kedatangan sebuah band asal California. Weezer yang mulai saya kenal ketika masih duduk di bangku SMP akhirnya mewujudkan konser pertama mereka di Indonesia pada 8 Januari 2013.

20130110-135219.jpg

Total ada 21 lagu yang dibawakan di konser, dan yang bikin kaget pas mereka mainin lagu “Heavy Rotation” nya JKT48, lagu yang masyarakat kenal karena iklan Pocari Sweat. Secara garis besar ada 2 bagian di konser tersebut, bagian pertama mereka memainkan setlist yang dianggap greatest hits mereka, dan di bagian kedua giliran Blue album yang digeber. Sesuai dengan tagline mereka di poster “Performs a Greatest Hits Set, Followed by the Blue Album From Start To Finish”. Pergantian bagian ini ditandai dengan perubahan backdrop panggung, dari yang tadinya berwarna kuning menjadi biru. Dan ada sebuah presentasi dari Karl yang menampilkan beberapa slide foto Weezer dari masa ke masa. Seperti gaya rambut, kendaraan yang mereka pakai di awal-awal karir, artikel pertama dari sebuah Majalah yang membahas tentang Weezer, dan beberapa poster-poster pertunjukkan awal Weezer yang rata-rata gratis 🙂

Performansi Weezer pada malam itu saya acungi jempol, di beberapa waktu jeda antar lagu mereka sempatkan untuk menyapa penonton dengan bahasa Indonesia. Sound cukup lumayan, tapi lighting sangat standar abis. Yang membikin penonton agak kesal mungkin karena venue konser yang mengambil tempat di Lapangan D Senayan. Dimana karena pada siang hari nya sempat hujan dan di saat beberapa lagu terakhir hujan turun, lapangan pun menjadi becek penuh lumpur. Kondisi seperti ini cukup menyulitkan kaki untuk loncat-loncat mengikuti lagu Weezer yang cukup energik.

Konser Impian 2012: Keane

Semenjak album pertama Keane muncul, band ini lansung membuat jatuh cinta. Kualitas vokal Tom Chaplin yang ciamik, dan permainan piano Tim Rice Oxley yang selalu menjadi nyawa setiap lagu, membuat Keane menjadi salah satu band idola saya.

20121001-095411.jpg
Kesempatan untuk menyaksikan lansung akhirnya terpenuhi juga. Thanks to @TrilogyLive yang membawa band ini ke Jakarta. 28 September 2012 menjadi malam yang sakral bagi para penggemar Keane di Indonesia. Semua lagu di dalam konser ini sukses kami nyanyikan bersama. Dan tak terasa, air mata pun menetes karena terharu bisa menyanyikan lagu A Bad Dream bersama Tom. 23 lagu sukses dibawakan malam itu, dan merupakan kepuasan sendiri bisa menyanyi semua lagu yang dibawakan Keane di konser bertajuk Strangeland Tour 2012, sesuai dengan judul album terakhir mereka.
Konser ditutup oleh lagu Crystal Ball, lagu paling pas untuk menutup konser. Walaupun ketika saya lihat set list, lagu penutup harusnya Under Pressure. Tapi lagu Under Pressure bukan lagu asli dari Keane, tapi Queen, jadi ya nevermind lah. Lagian mungkin Tom berpikir kalau nyanyiin lagu Under Pressure akan bikin antiklimaks. Dan yang bikin bangga, dari akun twitter @keaneofficial , Jakarta sukses merebut perhatian para personil Keane karena penontonnya yang memang fantastis. Koor Keane Fans Indonesia memang mantab! Tom pun berujar ingin kembali lagi ke Jakarta!

20121001-100547.jpg
Seusai konser, gerombolan Fans Keane Indonesia masih setia menunggu panggung dibongkar, sambil berharap mendapat “harta karun”. Sayang, dari sekian harta karun yang dibagi (3 lembar set list songs, pick), tidak ada yang berhasil saya dapatkan 😦 but its alrite, melihat dan membuktikan sendiri kualitas suara Tom sudah sangat membuat saya bahagia malam itu. Satu pertanyaan saya malam itu, kenapa Perfect Symmetry gak ada dalam set list yah?

Java Jazz International Festival 2012: Stevie Wonder !

Benernya males banget untuk pergi ke Java Jazz Festival, apalagi sejak tempat penyelenggaraan pindah ke JI Expo. Selain tempat yang jauh, pilihan transportasi umum hampir dikatakan nihil, sehingga mau tidak mau orang terpaksa membawa kendaraan pribadi. Alhasil mencari parkir mobil pun menjadi hal yang susah disini.

Oke, semua keluhan itu akan sejenak saya kesampingkan, karena Stevie Wonder hendak tampil di hari terakhir Java Jazz 2012. Hal-hal yang saya keluhkan diawal tulisan ini perlahan-lahan sirna. Tak disangka perjalanan cukup singkat, tanpa menemui kemacetan. Mencari parkir pun cukup mudah, gak sampe 10 menit. Setelah masuk, saya pun menuju Hall D2, tempat pementasan Stevie Wonder. Ah, ternyata tiket undangan yang saya pakai tidak bisa digunakan untuk menonton pertunjukkan Stevie Wonder.

Hm, yaudah kami melipir aja ke Lounge yang terletak di hall D2 juga. Eh, ternyata dari Lounge kami bisa menonton panggung D2 juga. Ga jadi sedih deh, malah enak bisa sambil makan-minum gratis, bisa menikmati musisi kelas dunia. Pertunjukkan yang ngaret hampir 1 jam tidak menyurutkan animo kami untuk bernyanyi dan menggoyangkan badan, karena ya kami datang jauh-jauh hanya untuk nonton Stevie Wonder, pertunjukkan artis lain pun kami lewatkan. Walaupun tidak bisa menonton dari dekat, yang penting kami bisa bernyanyi bersama dengan musisi legendaris ini.

Over time, I’ve been building my castle of love
Just for two, though you never knew you were my reason
I’ve gone much too far for you now to say
That I’ve got to throw my castle away

(OverJoy – Stevie Wonder)

Stevie Wonder @ Java Jazz International Festival 2012

Cranberries emang Keren abies!

Understand what I’ve become
It wasn’t my design
And people everywhere think
Something better than I am
But I miss you, I miss
’cause I liked it, I liked it
When I was out there
D’you know this, d’you know
You did not find me, you did not find
Does anyone care

itulah sepenggal lirik dari Ode to My Family dari Cranberries. Lagu tersebut merupakan salah satu lagu dari album kedua mereka di tahun 1994, No Need to Argue. Thanks to Javarockingland 2011, pada hari sabtu 23 Juli 2011, kami jadi bisa melihat lansung Cranberries. Memang band ini sudah termasuk tua, tapi penampilan mereka seakan tak pernah termakan usia. Stamina Dolores sang vokalis tetap energik sepanjang pertunjukkan. Show mereka dimulai tepat pukul 23:00 dan berakhir pada jam 00:20. Rasanya hampir semua lagu hits mereka bawakan pada malam itu. Ditambah dengan beberapa lagu dari album paling terakhir mereka, yaitu Roses, dimana para penonton cuma bisa diam aja karena memang rata2 tidak pernah dengar dengan album terakhir mereka. Overall saya puas dengan penampilan mereka malam itu. Dan bahkan tak terasa air mata menetes ketika lagu Ode to My Family mereka mainkan…

Cranberries at Javarockingland 2011

Stars - Album Cranberries yang sering saia dengarkan

Last Mocca Show

Jumat, 15 Juli 2011 menjadi malam terakhir bagi group Mocca untuk tampil di hadapan umum. Pertunjukan yang diberi title “the Last Mocca Show” ini mengambil tempat di Hall A Basket Senayan-Jakarta. Alasan dari rencana vakumnya Mocca dari dunia hiburan di Indonesia ini tak lepas dari rencana sang vokalis, yaitu Ariana yang hendak ke Long Beach California untuk tinggal bersama calon suaminya.
Pertunjukkan ini dimeriahkan oleh beberapa artis tamu seperti bbrp personel Sore, Endah&Resa, Float, White Shoes and the Dance Company, dan dipandu oleh duet MC Ringgo Agus dan Soleh Solihin. Di setengah pertunjukkan, kelompok kabaret SMA 7 Bandung turut berpartisipasi sebagai ilustrasi cerita lagu yg dibawakan Mocca. Yang sebenarnya menurut saya, dan mungkin kebanyakan penonton gak ngerti alur cerita kabaretnya. Setting panggung yang tidak terlalu besar, diisi dengan berbagai macam properti pendukung cerita kabaret, alhasil panggung terasa sempit dan sumpek. Apalagi kualitas tata lampu pada malam itu sangat jauh dari memuaskan. Lampu sorot yang hanya berjumlah 2 seakan bingung untuk menyorot para personil band atau pemaen kabaret. Satu kata dari saya: Kacau!
Tata suara pada malam itu juga jauh dari profesional. Suara gitar yg tidak terdengar sepanjang pertunjukkan, membuat saya ingin berkata ke Rico sang Gitaris, “Mas, mending ga usah maen gitar. Suaranya ga kedengaran mas”. Padahal saya duduk persis di depan panggung. Apalagi pemilihan venue yang memang tidak cocok untuk pagelaran musik, seakan membikin pertunjukkan yg tadinya saya kira bakal dramatis dan spektakuler, menjadi sebuah pertunjukkan murahan karena suara sound system nya kalah dengan suara hujan deras yg menghujam atap Hall A. Padahal kalau dipikir2, daripada ga kuat nyewa gedung di Jakarta, mending gelar pertunjukkan saja di Bandung. Toh mereka berasal dari Bandung. Tapi sejujurnya, selama 4.5 tahun saya tinggal di Bandung, kok gak pernah lihat mereka ya, hehehe…
Untung duo MC malam itu lucu banget, dan saya malah lebih senang apabila mereka lagi bicara. Guyonan2 segar dan kadang konyol sangat menghibur para penonton yang didominasi oleh ABG.

Endah & Resa @ Last Mocca Show