Just another alif site

Archive for the ‘sport’ Category

Jakarta Marathon 2013

Akhirnya Jakarta punya event Marathon, dan hal ini terjadi pada tanggal 27 Oktober 2013. Acara ini hasil prakarsa Kementrian Pariwisata dan Pemprov DKI. Rupanya Jokowi benar-benar serius untuk menjadikan Jakarta sebagai tujuan pariwisata. Mungkin ada yang bingung kenapa acara olahraga kok jadi acara pariwisata. Event Marathon sudah menjadi sebuah event wisata, hal ini dibuktikan dengan banyaknya peserta dari luar negeri yang rela datang ke Indonesia untuk mengikuti marathon ini. Terlepas dari atlit elite Kenya dan Ethiopia yang memang undangan untuk meramaikan  dan menaikkan pamor Jakarta Marathon, banyak pelari dari negara tetangga yang ikutan hajatan ini. Acara ini sendiri lumayan besar hadiahnya, untuk sang juara disuguhkan hadiang uang sebesar US$ 40,000.

Saya sendiri awalnya agak ragu untuk mendaftar ke acara ini, soalnya melihat website nya kok tampak tidak meyakinkan. Tapi yaudahlah, penasaran juga ama gelaran Jakarta Marathon yang pertama ini, apalagi ini event bertaraf internasional. Tapi saya ga coba kelas utama sih, yang sesuai kemampuan dululah. Saya mendaftarkan diri untuk kelas 10K , dengan biaya pendaftaran IDR 250,000 . Cukup mahal sih menurut saya, dengan melihat kualitas race pack yang saya dapat. Memang sih ini event ini membutuhkan biaya yang mahal, tapi rasanya biaya nya sudah tertutup dengan anggaran dari Pemprov DKI, Kementrian Pariwisata, dan bejibun sponsor. Bank Mandiri merupakan sponsor utama acara ini.

Acara ini bisa dibilang “rada kacau”. Dimulai dari sistem pendaftarannya yang bermasalah. Banyak peserta yang sudah bayar dan mengirimkan bukti pembayaran tapi dinyatakan belum membayar. Kekacauan pun seakan memuncak di hari Jumat 25 Oktober 2013, hari pertama pengambilan race pack. Antrian yang cukup panjang dan lama, menggambarkan betapa kacaunya pengambilan race pack. Bayangkan saja, antrian bisa selesai 5-7 jam per orang!  Untungnya dihari kedua (hari terakhir) pengambilan race pack, sistem pengambilan race pack diperbaiki. Hanya saja, yang ngambil race pack pada hari Sabtu mendapat BIB dengan nama yang tidak sesuai dengan identitas diri. Saya sendiri mendapatkan BIB dengan nama Miss Wanto =D

20131027_123250

Untungnya pas hari H acara berjalan dengan lancar. Ya memang sih masih ada kekurangan, but overall, banyak peserta yang menikmati event hari H. Kekurangan saya pas hari menurut saya adalah sbb:

  • Start peserta 10K dan 5K berbarengan. Jadinya rada susah lari pas diawal karena banyaknya peserta.
  • Karena poin diatas, water station pertama menjadi rame banget. Harusnya peserta yang dilayani oleh petugas water station tanpa perlu menghampiri meja. Cuma karena saking banyaknya orang yang mengerubungi meja, jadinya saya harus berhenti lari dan antri untuk ambil minuman.
  • Jalur lari tidak steril. Untuk kelas 10K  lari rute nya Monas-Thamrin-Sudirman terus balik lagi ke Monas dengan mengambil puteran balik di depan Univ. Atmajaya. Memang rute ini bebas kendaraan bermotor, tapi tidak steril dari para warga yang ingin menikmati CFD-an di Sudirman. Menurut kabar beberapa peserta tertabrak sepeda.
  • Kurangnya Publikasi memang mengakibatkan poin diatas dan juga kemacetan parah yang terjadi karena penutupan jalan-jalan besar di Jakarta. Apabila semua warga Jakarta dan sekitarnya sudah tahu ada acara ini, mungkin mereka bisa menunda jadwal mereka jalan-jalan di hari Minggu daripada harus terjebak kemacetan.
  • Tidak adanya akomodasi ke tempat Start! Peserta ribuan, gak ada kendaraan umum, kalau bawa kendaraan pribadi terhadang dengan penutupan jalan yang dilakukan dari dini hari jam 2! Busway yang merupakan satu-satunya transportasi publik yang bisa diandalkan di Jakarta pun tidak beroperasi di beberapa jalan yang dijadikan rute lari.

Dengan segala kekurangan ini, saya tetap bersyukur dan senang. Karena akhirnya Jakarta bisa menggelar acara Marathon yang sekarang sudah menjadi prestige bagi kota-kota besar di dunia. Kita maklumi saja kekurangan penyelengaraan tahun ini, dan semoga bisa lebih baik di tahun mendatang.

alif

My first 10K

Akhirnya cobain juga kategori 10K, di event Adidas King of the Road yang diselenggarakan di hari Minggu, 29 September 2013. Well, memang ga sepenuhnya lari sih, masih sebagian diisi dengan jalan cepat. Gara-gara dateng telat, ga sempet pemanasan, belom sempet pipis, aaaarrgghh banyak alasan:p
Tapi ini akan jadi pelajaran laen kali untuk tiba di venue 1 jam sebelum start. Memang lari terkesan olahraga yang sederhana, tapi apabila kita tidak melakukan pemanasan yg cukup, cedera bisa jadi akan menghampiri. Seperti kemaren, baru lari 500 meter dr garis start, kedua lutut lansung kesakitan. Untung saja gak sampe kena kram sehingga masih bisa lanjut lari lagi sampai garis finish.
Overall, acara Adidas KOTR 2013 berjalan dengan baik. Dari registrasi online sampai dengan hari H pelaksanaan, semuanya dipikirkan secara matang. Untuk rute nya pun cukup enak, karena mengambil tempat di BSD, jadi jalanan lumayan sepi di pagi hari. Beda dengan kebanyakan event lari yg mengambil tempat di CFD Sudirman-Thamrin yang suasana nya selalu ramai dan penuh hiruk pikuk. Medali yang di dapat pun desainnya cukup bagus dan lumayan berat. Paling yang menjadi keluhan beberapa orang termasuk saya, yaitu baju yang didapat ukurannya besar bgt dari biasanya. Padahal dr segi bahan dan desain cukup bagus. Ya tapi bisa jadi ini kesalahan kami sendiri yg tidak memperhatikan ukuran cm baju pada saat registrasi. Kami hanya mengandalkan ukuran baju biasa.

20131001-230209.jpg

We love you Arsenal… We do!

Melihat lansung permainan club Arsenal di stadion GBK telah menjadi impian para Gunners di Indonesia. Akhirnya kami pun bisa menyaksikan kedigdayaan para pemain Arsenal mengalahkan team Indonesia Dream Team dengan skor yang cukup fantastis, yaitu 7-0 ! Kunjungan Arsenal ke Indonesia merupakan bagian awal dari Arsenal Asia Tour 2013. Setelah melawan Indonesia, Arsenal melawat ke Vietnam dan dilanjutkan ke Jepang untuk melawan Nagoya Grampus Eight dan Urawa Red Diamonds.

Demam kedatangan club Arsenal ini sangat menggebu. Sebulan sebelum kedatangan Arsenal, saia pun memasang Nada Sambung Pribadi (NSP) Arsenal. Dan gara-gara inilah, saia terpilih ikut undian yang berhadiah tiket Meet and Greet dengan pemain Arsenal. Wow, kapan lagi bisa lansung bersalaman secara lansung dengan pemain Arsenal. Acara Meet and Greet ini digelar di Ball Room Hotel Gran Hyatt pada 13 Juli 2013, atau sehari sebelum pertandingan. Tidak tanggung-tanggung, pemain Arsenal yang datang ke acara ini ada 7 orang! Ada Olivier Giroud, Theo Walcott, Tomas Rosicky, Aaron Ramsey, Lukasz Fabianski, Laurent Koscielny, dan Serge Gnabry. Sayapun berhasil mendapatkan 3 tanda tangan di jersey Arsenal, yaitu dapat tandatangan Giroud, Fabianski, dan Ramsey. Sepulang acara, para peserta acara Meet and Greet juga mendapatkan Goodie Bag yang berisi beberapa merchandise Arsenal. Dan tak disangka, foto saya pun masuk di beberapa media, seperti di detik.com , Arsenal.com dan twitter account Arsenal. Berasa jadi orang terkenal nih, hehehe….

20130801-134801.jpg

nampang di twitter account resmi Arsenal

Biking: Rute Maribaya – Dago

Kalau main ke Bandung bawaannya selalu wisata kuliner. Pulang ke Jakarta berat badan selalu nambah. Baiklah, kita rubah kebiasaan tersebut. Kali ini kita coba agar olahraga dikit tapi rada santai, karena yang namanya liburan di Bandung ya temanya tetap cari Fun. Kegiatan bersepeda menjadi pilihan untuk mengisi waktu di minggu pagi, dimana udara Bandung masih sangat dingin dan segar. Jalur wisata yang dipilih adalah Jalur Maribaya – Dago. Titik awal rute kali ini adalah di The Ranch – Lembang. Dari sini kami nanjak-nanjak ngehe sebentar untuk cari keringat, sesampai di Dago atas barulah turunan tajam panjang menjadi bonus yang sangat nikmat 🙂

Rute Maribaya – Dago

Tujuan utama sih mulia, untuk cari keringat. Tapi karena pemandangan memang indah, jadilah acara bersepeda ini lebih banyak berhenti untuk foto-foto sambil menikmati lanscape Bandung. Apalagi udara sangat segar, inilah yang kami cari di Bandung setelah semingguan kerja di Jakarta yang penuh dengan polusi. Jarak tempuh yang sebenarnya cuma 12 KM dengan didominasi kebanyakan turunan panjang, kami habiskan dalam tempo 1 jam.

Indonesia vs Turkmenistan

kabut petasan di Gelora Bung Karno

Rasanya indah sekali malam ini, melihat Timnas Indonesia menang lawan Turkmenistan di laga kualifikasi Pra Piala Dunia 2014 Brasil. Laga yang berakhir 4-3 ini sangat menarik, permainan terbuka Indonesia memberikan banyak gol, termasuk gol lawan karena pemain bertahan Indonesia pun nafsu nyerang juga, jadinya belakangnya keropos deh.
Kemenangan ini seakan memberikan hiburan di tengah carut marutnya Indonesia yg akhir2 ini dilanda isu korupsi dimana-mana. Maju terus Garuda-ku! Kami akan terus selalu mendukung Timnas.
*thanks to mas iwan untuk tiket gratisnya:)